Tim RPL Prodi Tadris IPS Laksanakan Coaching Clinic bagi Guru Peserta Program Peningkatan Kualifikasi Akademik Tim Rekognisi Pembela...
Tim RPL Prodi Tadris IPS Laksanakan Coaching Clinic bagi Guru
Peserta Program Peningkatan Kualifikasi Akademik
Tim Rekognisi
Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare melaksanakan kegiatan Coaching Clinic bagi para
guru peserta program peningkatan kualifikasi akademik dari Kementerian
Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kegiatan tersebut dilaksanakan
secara daring pada Selasa, 10 Maret 2026, mulai pukul 14.00 WITA hingga
selesai.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program pemerintah dalam
mendukung peningkatan kualifikasi akademik guru melalui skema RPL. Melalui
kegiatan Coaching Clinic ini, para peserta diberikan pendampingan terkait
proses pendaftaran serta penyusunan dokumen portofolio yang menjadi bagian
penting dalam mekanisme rekognisi pembelajaran lampau.
Ketua Program Studi
Tadris IPS, Fuad Guntara, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh
28 orang guru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta
tersebut tersebar di sejumlah provinsi, mulai dari Riau, Bekasi, Nusa Tenggara
Timur (NTT), Kalimantan, Maluku hingga Papua.
“Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 28 orang guru
yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini menunjukkan antusiasme
yang tinggi dari para guru untuk meningkatkan kualifikasi akademiknya melalui
program RPL,” ungkap Fuad Guntara.
Kegiatan Coaching Clinic tersebut secara resmi dibuka oleh Dekan
Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare, Dr. Zulfah, M.Pd., yang juga bertindak sebagai
penanggung jawab program RPL di Prodi Tadris IPS. Dalam sambutannya, beliau
menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat kepada para peserta yang telah memperoleh
kesempatan mendapatkan bantuan peningkatan kualifikasi akademik dari
Kemendikdasmen.
“Kesempatan ini merupakan hal yang sangat baik bagi para guru
untuk meningkatkan kualifikasi akademiknya. Kami berharap seluruh peserta dapat
mengikuti proses ini dengan baik dan menyelesaikan studi tepat waktu sesuai
dengan target yang telah ditetapkan oleh kementerian,” ujar Dr. Zulfah.
Adapun narasumber dalam kegiatan Coaching Clinic tersebut adalah
Nurleli Ramli, M.Pd., yang juga merupakan penanggung jawab program RPL IAIN
Parepare. Dalam pemaparannya, Nurleli Ramli menjelaskan secara rinci mengenai
proses pendaftaran mahasiswa melalui skema RPL, mekanisme pengajuan dokumen,
serta penyusunan portofolio rekognisi yang harus dipersiapkan oleh para
peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru peserta program RPL
Prodi Tadris IPS dapat memahami secara lebih jelas tahapan administrasi dan
akademik yang harus dipenuhi, sehingga proses rekognisi pembelajaran lampau
dapat berjalan dengan lancar dan mendukung keberhasilan studi para peserta.
.png)
Tidak ada komentar